Pindah Ke Balikpapan

Pindah ke Balikpapan adalah hal yang menyenangkan. Kota Balikpapan dengan segala kekurangannya adalah kota yang baik. Ramah dan cepat. Tangkas. Itu yang terkesan saat lewat jalan-jalannya, menemui beberapa orangnya, dan menyaksikan sarana pra sarana di kota ini. Kota ini cocok buat belajar, kalo aku bilang. Kebutuhan apa aja bisa didapat dengan mudah. Kemana-mana nggak jauh asal ada kendaraan. Mungkin kota ini akan jadi kota yang dirindukan, suatu saat~ 🙂

Bunda Asiyah
Kota Balikpapan, 18 Juli 2017

Iklan

Jadi Ibu

Jadi ibu itu….

Melihat waktu jadi semakin berharga. Bisa duduk dan nyampul buku dengan tenang itu nikmat. Bisa duduk dan buka laptop. Bisa duduk sampai segelas minuman coklat habis saja bersyukur dan merasa senang. Bisa duduk dan baca Al-Qur’an langsung. Bisa duduk dan baca buku meski hanya beberapa lembar. Bisa ngetik-ngetik seperti ini. Semua jadi berharga. Semua menjadi menyenangkan.

Bisa keluar rumah meski hanya keliling komplek, terasa menjadi pelepas penat. Sekedar beli jajanan di pinggir jalan euforianya terasa seperti dulu makan di coffee shop. Bisa makan berdua suami. Bisa duduk berdua suami. Subhanallah… Terasa semua jadi lebih berharga. Terasa yang dulu dulu biasa aja karena sering dilakukan, jadi luar biasa.

Meski lelah, senyummu Nak menjadi kebahagiaan bunda. Meski hari terasa begitu singkat bagi bunda, tapi engkau jaauh lebih membutuhkan hari-hari bunda daripada bunda sendiri. Yah tentu, karena bunda adalah seorang ibu.

Menjadi ibu, adalah hal luar biasa. Kekuasaan Allah yang nyata. Bentuk kebesaran Allah yang menjadikan segala kekurangan menjadi begitu terasa sempurna di mata bunda. Alhamdulillah. Nikmat 2 bulan menjadi ibu. 

Malang, 10 Juli 2017

Asiyah 2 bulan 2 hari.