Bicara Soal Parenting

Pertama, saya bukanlah siapa-siapa untuk berbicara masalah parenting. Alasan utamanya, saya belum memiliki anak- sehingga tidak ada pengalaman mendidik dan mengasuh seorang anak. Alasan lainnya…. belum pernah secara berkala berkecimpung di dunia anak, belum pernah juga membersamai pertumbuhan seorang anak dari saudara atau kerabat saya..tentu itu karena anak dari sepupu-sepupu saya tinggal di kota yang cukup jauh dari kota di mana saya tinggal.

Bicara soal anak, rasanya masih jauh dari kehidupan saya. Namun, untuk bisa berkomentar masalah parenting, dari sedikit yang saya tahu, ada hal-hal yang mungkin dapat saya simpulkan. Mungkin saja, di antara pembaca, ada yang bisa memberi masukan… kalau-kalau saya¬†salah dalam menulis.

Membaca buku-buku parenting, artikel, dan teori soal psikologi anak, banyak masukan tentang bagaimana memperlakukan anak. Sikap yang tepat sebagai orang tua. Terkadang semua itu terlalu fokus pada bagaimana memperlakukan anak-anak, tapi lupa bagaimana memperbaiki diri sebagai manusia. Jangan sampai, dunia yang sedikit, mengalihkan akhirat yang banyak. Jangan sampai, anak-anak melalaikan kita dari mengingat Allah. Selalu memohon pertolongan dari Allah.

Mungkin kalau saya terlalu fokus pada bagaimana memperlakukan anak-anak, saya akan lupa bahwa anak-anak juga membutuhkan ibu yang baik akhlaknya. Mungkin sebenarnya seorang anak lebih membutuhkan ibu yang baik akhlaknya yang sikapnya sanggup menembus relung hatinya dari kebaikan akhlak seorang ibu. Mungkin nanti saya bisa lupa kalau ternyata akhlak adalah pendidikan terbaik yang bisa diterima anak-anak, karena dalam akhlak terdapat ketulusan, keistiqomahan, dahsyatnya kasih sayang, mendengar dengan hati, raga dan jiwa, dan segudang hal bukan teori (yang belum saya ketahui) yang lahir dari tulusnya akhlak seseorang. Saya sendiri, belum mengetahui bagaimana akhlak yang sangat baik itu. Tentu kita semua ingin mengetahuinya, lantas tertular dengan sikapnya, akhlak yang baik. Tentu parameter akhlaknya adalah Islam. Only Islam. Akhlak di sini adalah akhlak yang sesuai Qur’an dan Sunnah, sesuai yang diajarkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Thus, kita harus terus belajar karenanya.

Iklan