Side of Singapore

I took this photo in 2010, in Singapore. This beautiful building’s taken from the second floor.

The second pict was taken at the most popular place in Singapore, one fullerton.

Any comment? :*

Iklan

Gazebo Sebagai Ruang Publik

Di beberapa tempat di perkomplek-an rumah kaum urban, gazebo bisa jadi tempat kumpul-kumpul bareng sambil duduk-duduk sore dan ngobrol bareng tetangga. Termasuk di Yogyakarta. Baru-baru ini saya baca artikel mengenai ruang publik yang ada di Jogja. Ternyata pemerintahnya cukup care sama ruang publik di Yogyakarta. Mereka mau membangun tambahan beberapa ruang publik di berbagai tempat. Saya cukup terkesima, dan…memang betul sih, di Yogyakarta ini kalian bisa nongkrong di banyak tempat.

Termasuk di gazebo.

Karena selain gazebo, di Yogyakarta kalian bisa nongkrong di angkringan, burjo, lesehan pinggir jalan, alun-alun, malioboro, sampe kalo mau rada gengsi, banyak banget cafe dan coffee shop yang bisa dijadiin tempat nongkrong, dan di Yogyakarta ini mereka sangat bersaing.

Gazebo adalah bentuk kecil dari tempat-tempat nongkrong itu. Gazebo ini memang biasanya kepemilikannya komunal. Biasanya, kita sering menjumpai gazebo di lingkungan perumahan kelas menengah dan kebawah. Kenapa? karena di lingkungan perumahan kelas atas orang-orangnya lebih suka nongkrong di rumah masing-masing :D. Tapi banyak juga yang lingkungan rumahnya nggak punya gazebo, atau akses ke gazebo yang terlalu jauh. Mereka pun nggak punya taman atau semacamnya buat ngumpul-ngumpul. Sayangnya, karakter mereka adalah karakter ngumpul. Efeknya, mereka ngumpul-ngumpul sore sambil jongkok-jongkok dan mengobrol di pinggiran jalan di depan rumah karena ingin dapat udara segar, sambil melihat anak-anak mereka bermain sepeda dan berkejar-kejaran.

Seandainya saja mereka punya taman, atau minimal gazebo, kumpul-kumpul bisa lebih enak 🙂

Saya menjumpai di lingkungan daerah tetangga sebelah, gazebonya sangat sederhana. Hanya bambu yang disusun dan dibangun hingga menyerupai sebuah gazebo, dengan dudukan seadanya. Terlihat sekali umurnya sudah lumayan tua. Mereka cukup menyadari arti penting tempat duduk-duduk seperti itu, dan mereka punya tanah yang bisa dipakai untuk membangun gazebo. Sepertinya mereka semakin menyadari arti penting gazebo itu, karena kemarin, mereka gotong royong membangun gazebo itu jadi lebih bagus 🙂 Ada yang nanem bunga, ada yang benerin bambu, ada yang ngasih semen. Indah sekali kampung yang seperti ini kan… Ruang publiknya berfungsi.

Yah, begitu pentingnya ruang publik bagi mereka, sampai mereka membangun gazebo. Memang bisa dibayangkan jika tidak ada gazebo, warga berkumpul mungkin jarang-jarang. Padahal ini tidak sesuai dengan karakter mereka yang suka ngumpul-ngumpul. Warga di daerah seperti ini tentu berbeda dengan warga kota yang ruang publiknya lebih terfasilitasi sehingga banyak pilihan untuk memilih ruang publik.. Sedangkan warga seperti di komplek-komplek ini, yang juga membutuhkan ruang publik, tidak terlalu banyak pilihan sehingga gazebo atau semacamnya menjadi tempat yang mereka butuhkan. Namun demikian, tidak semua orang menyadari untuk membangun tempat semacam ini.